Galang Dana Untuk Flores : Rp98,99 Juta Terkumpul untuk Flores, Bantuan Akan Disalurkan dalam Bentuk Kebutuhan Pokok

Galang Dana Untuk Flores : Rp98,99 Juta Terkumpul untuk Flores, Bantuan Akan Disalurkan dalam Bentuk Kebutuhan Pokok

Tribratanewsttu.com, Kefamenanu – Gerakan kemanusiaan masyarakat Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) bersama Polres TTU untuk membantu masyarakat Pulau Flores yang terdampak bencana gempa bumi berhasil menghimpun donasi sementara sebesar Rp98.990.000.

Dana tersebut terkumpul melalui rangkaian kegiatan “Nada Harapan TTU untuk Flores” yang melibatkan Polres TTU, pemerintah daerah, seniman, influencer dan masyarakat Kabupaten TTU. Penggalangan dana berlangsung dalam berbagai kegiatan, termasuk Car Free Day, Car Free Night, donasi langsung pada Festival Musik di Lapangan Oemanu Kefamenanu serta donasi melalui live TikTok.

Festival utama dilaksanakan pada Sabtu, 22 Agustus 2026, mulai pukul 18.00 WITA hingga sekitar pukul 23.00 WITA. Kegiatan dihadiri Bupati TTU, Kapolres TTU AKBP Eliana Papote, S.I.K., M.M., Dandim 1618 TTU, perwakilan Kepala Kejaksaan Negeri Kefamenanu, PJU Polres TTU, unsur Forkopimda, para tokoh agama, seniman, pengisi acara, personel Polres TTU dan masyarakat.

Berdasarkan hasil penghitungan sementara, sumber dana yang telah terkumpul terdiri atas sumbangan Polres TTU sebesar Rp75.000.000, donasi dari live TikTok influencer sebesar Rp7.600.000, penggalangan melalui Car Free Day pagi sebesar Rp1.383.000, serta Car Free Night malam dari masyarakat TTU sebesar Rp13.637.000.

Dengan demikian, total sementara dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp98.990.000 atau sembilan puluh delapan juta sembilan ratus sembilan puluh ribu rupiah.

Namun, jumlah tersebut belum merupakan angka final. Panitia masih membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memberikan bantuan hingga Rabu, 26 Agustus 2026. Setelah batas waktu penggalangan selesai, dana akan dihitung secara keseluruhan untuk kemudian dipersiapkan proses pemanfaatannya.

Berbeda dengan bantuan yang disalurkan dalam bentuk uang tunai kepada penerima, dana hasil penggalangan “Nada Harapan TTU untuk Flores” direncanakan akan dibelanjakan dalam bentuk barang-barang kebutuhan masyarakat terdampak bencana gempa bumi.

Langkah tersebut dilakukan agar bantuan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak dan memberikan manfaat secara langsung bagi para korban.

Dalam proses pendistribusiannya, Pemerintah Daerah Kabupaten TTU akan membantu secara teknis penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah Flores. Sebelum bantuan diberangkatkan, akan dilakukan pelepasan secara simbolis oleh Pemerintah Kabupaten TTU bersama Polres TTU sebagai bentuk pertanggungjawaban sekaligus penanda dimulainya distribusi bantuan kemanusiaan.

Kapolres TTU AKBP Eliana Papote menegaskan bahwa penggalangan dana tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat TTU terhadap saudara-saudara di Flores.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak melihat bantuan hanya dari besar kecilnya nominal, tetapi dari ketulusan untuk berbagi dan meringankan beban sesama.

Menurutnya, musibah gempa yang melanda Flores membutuhkan perhatian dan dukungan bersama. Karena itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu menggugah hati masyarakat untuk mengambil bagian dalam proses pemulihan.

Hal senada juga disampaikan dalam rangkaian kegiatan oleh Bupati TTU yang mengajak masyarakat menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu masyarakat Flores.

Selain penggalangan dana, kegiatan juga diisi dengan berbagai pertunjukan seni seperti tarian etnis Manggarai, Ngada dan Sikka Maumere, penampilan HPM Band, Ven Makun dan Abylio dkk, Goy Abainpah & Friend, Rap Deztrol (X), Freeman Band, Soul Band, HPM Band serta Zefanya feat All Artis “Flobamora”.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama lintas agama yang dipimpin tiga pemuka agama dari unsur Islam, Kristen dan Hindu untuk mendoakan kebangkitan, keselamatan, semangat serta kekuatan bagi masyarakat Flores.

Melalui gerakan tersebut, Polres TTU bersama Pemerintah Daerah, seniman dan masyarakat tidak hanya mengumpulkan dana, tetapi juga membangun solidaritas kemanusiaan. Rp98,99 juta menjadi bukti awal bahwa kepedulian masyarakat TTU dapat menjadi harapan bagi saudara-saudara di Flores.

Penggalangan yang masih berlangsung hingga 26 Agustus 2026 diharapkan terus mendapat dukungan masyarakat sehingga bantuan yang nantinya disalurkan dapat semakin besar dan menjangkau lebih banyak warga terdampak.