Sisihkan Gaji Demi Petani, Bhabinkamtibmas Desa Oelami Brigpol Rian Welsyah Bantu Bibit Jagung Dan Sayuran Untuk Kelompok Tani

Sisihkan Gaji Demi Petani, Bhabinkamtibmas Desa Oelami Brigpol Rian Welsyah Bantu Bibit Jagung Dan Sayuran Untuk Kelompok Tani

Tribratanewsttu.com, Kefamenanu – Kepedulian seorang anggota Polri tidak selalu diwujudkan melalui tindakan besar. Terkadang, perhatian sederhana yang lahir dari ketulusan hati justru menjadi harapan bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal inilah yang ditunjukkan oleh Bhabinkamtibmas Desa Oelami, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Brigpol Rian Welsyah, S.H., yang menyisihkan sebagian gaji pribadinya untuk membeli bibit jagung dan bibit sayuran bagi masyarakat petani di wilayah binaannya.

Bantuan tersebut disalurkan kepada anggota Kelompok Tani LOPOFEU di Dusun Beba, RT 018 RW 008, Desa Oelami, Kecamatan Bikomi Selatan, pada Selasa (27/10/2026), sekitar pukul 10.00 WITA. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata Bhabinkamtibmas terhadap kehidupan masyarakat, khususnya para petani yang tengah mempersiapkan lahan untuk memasuki musim penghujan.

Tergerak oleh keinginan untuk membantu warga binaannya, Brigpol Rian memilih menyisihkan sebagian penghasilan yang diterimanya untuk membeli bibit yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Baginya, kehadiran seorang Bhabinkamtibmas bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga untuk membangun kedekatan, memahami kesulitan warga, serta mengambil bagian dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.

Di tengah lahan pertanian yang telah dipersiapkan untuk ditanami, penyerahan bibit tersebut menjadi simbol kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Bantuan itu bukan sekadar pemberian barang, melainkan juga bentuk dukungan moral agar para petani tetap semangat mengolah lahan, memanfaatkan musim penghujan, dan mengembangkan usaha pertanian untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Sebagai ujung tombak Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, Bhabinkamtibmas memiliki peran strategis dalam membangun kemitraan, menyerap aspirasi, mendeteksi potensi gangguan keamanan, serta mendorong partisipasi warga dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Melalui kegiatan sosial seperti ini, Brigpol Rian berupaya menjalankan peran tersebut dengan pendekatan yang sederhana, humanis, dan menyentuh kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Bagi masyarakat yang sebagian besar menggantungkan hidup pada sektor pertanian, ketersediaan bibit menjadi salah satu faktor penting dalam memulai proses penanaman. Karena itu, bantuan bibit jagung dan sayuran diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produktivitas lahan, memperkuat ketahanan pangan keluarga, serta membuka peluang tambahan pendapatan apabila hasil panen dikelola dengan baik.

Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya mendukung ketahanan pangan melalui pemanfaatan sumber daya lokal. Dengan memanfaatkan lahan yang tersedia dan menyesuaikan waktu tanam dengan kondisi cuaca, para petani diharapkan dapat menghasilkan bahan pangan untuk kebutuhan rumah tangga sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar.

Lebih dari sekadar bantuan pertanian, kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa hubungan antara polisi dan masyarakat dapat dibangun melalui kepedulian, komunikasi, dan tindakan nyata. Kedekatan Bhabinkamtibmas dengan warga memungkinkan terciptanya ruang dialog yang terbuka, sehingga masyarakat lebih mudah menyampaikan kebutuhan maupun persoalan yang mereka hadapi.

Melalui interaksi langsung di lapangan, Bhabinkamtibmas juga dapat mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan semangat gotong royong, dan bersama-sama memelihara lingkungan yang aman serta kondusif. Hubungan yang dilandasi rasa saling percaya menjadi modal penting dalam mendukung keberhasilan tugas kepolisian di tingkat desa.

Dari kegiatan tersebut, bantuan bibit jagung dan sayuran berhasil disalurkan kepada anggota Kelompok Tani LOPOFEU. Selain itu, terbangun komunikasi dan kemitraan yang baik antara Bhabinkamtibmas dan masyarakat petani, sekaligus tumbuh motivasi untuk memanfaatkan lahan pertanian secara produktif menjelang musim penghujan.

Brigpol Rian berharap bibit yang diberikan dapat ditanam dan dirawat dengan baik sehingga memberikan hasil yang bermanfaat bagi masyarakat. Ia juga berharap semangat gotong royong dan kepedulian antarsesama terus tumbuh, sehingga setiap warga dapat mengambil bagian dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Ke depan, kegiatan kepedulian seperti ini diharapkan dapat terus menginspirasi terjalinnya kerja sama antara Polri, kelompok tani, pemerintah desa, dan berbagai pihak terkait dalam mendukung pertanian masyarakat. Dukungan yang berkelanjutan, pendampingan yang tepat, serta pemanfaatan lahan secara optimal menjadi langkah penting untuk memperkuat kemandirian pangan di wilayah pedesaan.

Kepedulian Brigpol Rian Welsyah menjadi pengingat bahwa pengabdian Polri tidak hanya hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan keamanan, tetapi juga melalui perhatian terhadap kehidupan dan kebutuhan mereka sehari-hari. Sebab, bagi seorang Bhabinkamtibmas, keberhasilan tugas bukan hanya tentang terciptanya situasi yang aman, melainkan juga tentang bagaimana kehadirannya dapat memberikan manfaat dan menumbuhkan harapan bagi masyarakat binaannya.

Polri hadir, peduli, dan tumbuh bersama masyarakat. Dari sebungkus bibit, tumbuh harapan bagi petani, ketahanan pangan, dan masa depan keluarga yang lebih baik.