Respon Cepat Bhabinkamtibmas Maubeli dan Tubuhue: Selesaikan Kasus Pencurian Pakaian Lewat Jalur Kemanusiaan
Tribratanewsttu.com Kefamenanu, TTU - Keamanan di tingkat kelurahan sering kali diuji oleh peristiwa-peristiwa sosial yang memerlukan penanganan cepat dan bijaksana. Pada Senin pagi (12/01/2026), sinergi apik ditunjukkan oleh jajaran Bhabinkamtibmas Polres TTU saat merespons laporan masyarakat di RT 028, RW 006, Kelurahan Maubeli. Berawal dari laporan telepon Bapak Daniel Dalla pukul 06.00 WITA mengenai tertangkap tangannya seorang pelaku pencurian pakaian, Polri langsung bergerak memberikan solusi tanpa harus berujung pada meja hijau.
Aipda Andi M. Panie, Bhabinkamtibmas Kelurahan Maubeli, menjadi motor utama dalam penanganan ini. Setibanya di lokasi, ia mendapati terduga pelaku, seorang perempuan bernama Joana Theresia Dengas, telah diamankan warga. Alih-alih langsung melakukan proses hukum represif, Aipda Andi mengedepankan interogasi yang humanis. Setelah mengetahui pelaku berasal dari Kelurahan Tubuhue, koordinasi lintas wilayah segera dilakukan. Aipda Andi menghubungi rekannya, Aipda Arianto Sabuin (Bhabinkamtibmas Tubuhue), untuk menghadirkan orang tua pelaku dan Ketua RT setempat.
Peran Bhabinkamtibmas di sini bukan sekadar penjaga keamanan, melainkan jembatan komunikasi antarwilayah. Kehadiran Aipda Arianto Sabuin yang membawa otoritas dari lingkungan asal pelaku menjadi kunci kelancaran mediasi. Di hadapan korban, keluarga pelaku, dan perangkat lingkungan, Bhabinkamtibmas memfasilitasi dialog yang menyentuh sisi kemanusiaan. Hasilnya, keluarga Bapak Daniel Dalla dengan besar hati memaafkan pelaku, mengingat kondisi ekonomi keluarga pelaku yang kurang mampu dan statusnya sebagai seorang perempuan.
Namun, pengampunan tidak berarti pembiaran. Aipda Andi dan Aipda Arianto memberikan pembinaan keras agar Joana bertobat dan tidak mengulangi perbuatannya. Polri menekankan bahwa tindakan ini adalah kesempatan terakhir, mengingat pelaku disinyalir telah melakukan aksi serupa berulang kali. Sinergi dua Bhabinkamtibmas ini berhasil mengubah potensi kemarahan massa menjadi proses edukasi hukum yang menyentuh hati, memastikan situasi di Maubeli tetap aman dan tertib.


