Patroli Kryd Sat Samapta Polres Ttu, Ciptakan Kamtibmas Kondusif Pada Hari Arwah Di Kefamenanu
Tribratanewsttu.com, Kefamenanu – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama peringatan Hari Arwah, Satuan Samapta Polres Timor Tengah Utara (TTU) melaksanakan kegiatan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dan cipta kondisi (Cipkon) di wilayah Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur.
Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan pada Senin, 2 November 2026, mulai pukul 21.00 WITA hingga Selasa, 3 November 2026, pukul 03.15 WITA. Patroli menyasar sejumlah titik strategis, kawasan permukiman warga, serta lokasi pemakaman yang menjadi pusat aktivitas masyarakat dalam rangka pembakaran lilin dan ziarah Hari Arwah.
Patroli KRYD Regu II Sat Samapta Polres TTU diawali dengan apel dan arahan yang dipimpin oleh Kasat Samapta Polres TTU, AKP Ferdy Y. Bessie, didampingi KBO Sabhara, Aiptu Daniel Tutkey. Dalam arahannya, pimpinan menekankan pentingnya keselamatan personel, kesiapan kendaraan, kekompakan regu, serta pelaksanaan tugas secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab.
Sebanyak tujuh personel dengan dukungan delapan unit kendaraan roda dua Sat Samapta diterjunkan untuk melaksanakan patroli mobile dan pemantauan situasi keamanan di seputaran Kota Kefamenanu.
Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan pemantauan keamanan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui patroli dialogis. Petugas menyampaikan imbauan Kamtibmas kepada warga dan para peziarah agar senantiasa menjaga ketertiban, keamanan, serta kekhidmatan selama melaksanakan kegiatan doa dan pembakaran lilin di area pemakaman.

Mengingat meningkatnya aktivitas masyarakat pada malam Hari Arwah, personel mengingatkan warga untuk menjaga kebersihan lingkungan pemakaman dengan membuang sampah plastik, pembungkus lilin, dan sisa bunga pada tempat yang telah disediakan. Masyarakat juga diimbau memastikan lilin dan dupa benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi guna mengantisipasi risiko kebakaran, terutama di sekitar rumput kering dan karangan bunga.
Selain itu, petugas mengingatkan para peziarah agar memarkir kendaraan pada tempat yang telah disediakan, tidak menghalangi akses jalan maupun jalur evakuasi, serta menjaga ketenangan dan menghormati sesama peziarah.
Dalam rangka cipta kondisi, personel juga memberikan edukasi mengenai bahaya dan larangan peredaran serta konsumsi minuman beralkohol atau minuman keras (miras) yang berpotensi memicu gangguan keamanan, perselisihan, maupun tindakan yang meresahkan masyarakat. Warga turut diingatkan agar meningkatkan kewaspadaan pada malam hari, memastikan pintu, jendela, dan pagar rumah terkunci, serta saling menjaga lingkungan sekitar.
Interaksi dua arah menjadi salah satu pendekatan penting dalam kegiatan tersebut. Petugas memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan informasi, keluhan, maupun kondisi yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan. Melalui komunikasi yang terbuka dan humanis, Polri berupaya membangun kepercayaan serta memperkuat kemitraan dengan masyarakat dalam menjaga Kamtibmas.

Personel juga menyosialisasikan layanan Call Center Polri 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan kejadian darurat, gangguan keamanan, maupun aktivitas mencurigakan secara cepat dan mudah.
Dari hasil pelaksanaan patroli KRYD dan Cipkon tersebut, masyarakat menyambut baik kehadiran personel Polri beserta imbauan yang disampaikan. Situasi di sejumlah lokasi pemakaman dan lingkungan permukiman terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran polisi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melaksanakan ziarah dan doa pada malam Hari Arwah.
Melalui kegiatan ini, Polres TTU berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, dan keselamatan lingkungan secara bersama-sama. Ke depan, patroli KRYD dan patroli dialogis diharapkan terus ditingkatkan sebagai langkah preventif untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas, mempererat hubungan Polri dengan masyarakat, serta mewujudkan situasi Kabupaten Timor Tengah Utara yang aman, damai, dan kondusif.
Polres TTU – Polisi Bersama Masyarakat, Hadir, Melindungi, Mengayomi, dan Melayani Masyarakat.


