Polisi Amankan Sholat Tarawih di Kefamenanu, Tradisi Berbagi Takjil Perkuat Kebersamaan

Pengamanan Sholat Tarawih oleh Polres TTU tidak hanya memastikan keamanan ibadah, tetapi juga menghadirkan kedekatan antara polisi dan masyarakat melalui suasana Ramadhan yang penuh kebersamaan.

Polisi Amankan Sholat Tarawih di Kefamenanu, Tradisi Berbagi Takjil Perkuat Kebersamaan

Tribratanewsttu.com; Kefamenanu (14/3/2026) - Jajaran Polres Timor Tengah Utara (TTU) melaksanakan pengamanan pelaksanaan Sholat Tarawih pada hari ke-23 bulan Ramadhan di sejumlah masjid di wilayah Kota Kefamenanu. 

Kehadiran aparat kepolisian di sekitar masjid bertujuan memastikan umat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

Sejak sebelum waktu ibadah dimulai, personel kepolisian sudah disiagakan di beberapa titik. Petugas dari Satuan Lalu Lintas juga terlihat membantu menyeberangkan warga yang hendak menuju masjid, termasuk di sekitar Masjid Agung Nurul Falah yang menjadi salah satu lokasi pelaksanaan ibadah Tarawih dengan jumlah jamaah cukup banyak.

Di masjid tersebut, ibadah Sholat Isya dan Tarawih dipimpin oleh Ustadz Supriadi Aziz Al Hafizh, S.Ag. Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres TTU yang secara rutin melakukan pengamanan selama bulan Ramadhan.

Salah satu petugas pengamanan, Bripda Ariel Tanesib, mengatakan personel kepolisian sudah mulai bersiaga sekitar 30 menit sebelum pelaksanaan ibadah dimulai.

“Umat yang melaksanakan Sholat Tarawih sekitar 200 orang. Personel yang melaksanakan pengamanan tetap stand by hingga seluruh rangkaian ibadah selesai. Hingga saat ini situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Bripda Ariel.

Sholat Tarawih merupakan salah satu ibadah khas bulan Ramadhan yang dilaksanakan secara berjamaah pada malam hari setelah Sholat Isya. Selain sebagai momentum meningkatkan ibadah, kegiatan ini juga menjadi ruang pertemuan sosial bagi warga yang berkumpul dalam suasana kekeluargaan di lingkungan masjid.

Suasana kebersamaan itu semakin terasa setelah ibadah selesai. Di sejumlah masjid, warga biasanya menyiapkan makanan ringan atau takjil untuk dibagikan kepada jamaah yang hadir.

Tradisi berbagi takjil tersebut juga sering kali diberikan kepada para petugas kepolisian yang tengah melaksanakan pengamanan. Momen sederhana ini menghadirkan suasana hangat antara masyarakat dan aparat, sekaligus memperlihatkan semangat saling menghargai dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadhan.***