Polres TTU Siapkan Pengamanan Idul Fitri, 66 Personel Diterjunkan dalam Operasi Ketupat Turangga 2026

Latpraops Ketupat Turangga 2026 menjadi langkah awal penguatan kesiapsiagaan Polres TTU dalam menghadapi dinamika aktivitas masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri.

Polres TTU Siapkan Pengamanan Idul Fitri, 66 Personel Diterjunkan dalam Operasi Ketupat Turangga 2026

Tribratanewsttu.com; KEFAMENANU (10/3/2026) – Polres Timor Tengah Utara (TTU) menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Ketupat Turangga 2026 sebagai persiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Selasa (10/3). Kegiatan ini dilakukan untuk menyamakan persepsi serta meningkatkan kesiapan personel dalam menghadapi potensi kerawanan selama bulan Ramadhan hingga masa libur Lebaran.

Dalam operasi tersebut, Polres TTU akan menurunkan sebanyak 66 personel yang bertugas melakukan pengamanan mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Personel akan disiagakan pada sejumlah titik strategis guna memastikan aktivitas masyarakat selama bulan puasa dan perayaan Idul Fitri berjalan aman dan lancar.

Dua pos pelayanan terpadu disiapkan untuk mendukung kegiatan pengamanan, masing-masing di Pos Lalu Lintas Eltari dan Terminal Kota Kefamenanu. Pos ini akan menjadi pusat pelayanan masyarakat sekaligus titik pemantauan arus lalu lintas selama masa mudik dan arus balik Lebaran.

Selain itu, pengamanan juga difokuskan pada sejumlah tempat ibadah yang menjadi pusat kegiatan umat Muslim selama Ramadhan dan Idul Fitri. Enam masjid yang menjadi prioritas pengamanan yakni Masjid Agung Nurul Falah, Masjid Al Mujahidin, Masjid Al Muhajirin, Masjid Al Hidayah Eban, Masjid Nurul Mubin Wini, dan Masjid Nurul Iman Kiupukan.

Kepala Bagian Operasi Polres TTU AKP I Wayan Sujendra mengatakan, pelaksanaan Operasi Ketupat Turangga bertujuan menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif selama Ramadhan dan perayaan Idul Fitri.

“Pengamanan ini bertujuan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, serta menekan angka kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas selama masa Lebaran,” kata AKP Sujendra.

Beliau menjelaskan, pengamanan akan mengedepankan pendekatan preventif dengan melibatkan fungsi pembinaan masyarakat. Bhabinkamtibmas di setiap desa akan berperan aktif memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat serta mendorong partisipasi warga dalam menjaga keamanan lingkungan.

Selain pengamanan di tempat ibadah, patroli rutin juga akan dilakukan di sejumlah lokasi yang berpotensi ramai dikunjungi masyarakat selama libur Idul Fitri, termasuk kawasan wisata dan pusat keramaian.

“Seluruh personel juga akan melaksanakan patroli rutin di lokasi-lokasi yang berpotensi ramai saat libur Lebaran,” ujarnya.

Sebelumnya, Polres TTU juga telah melaksanakan sejumlah kegiatan pengamanan selama bulan Ramadhan, seperti pengamanan sholat tarawih di masjid-masjid serta patroli presisi pada malam hari untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas.

AKP Sujendra juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan layanan darurat 110 kepolisian apabila membutuhkan bantuan.

“Call Centre 110 Polri selalu siaga untuk menerima laporan masyarakat yang membutuhkan layanan kepolisian,” katanya.

Pengamanan Idul Fitri memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa Lebaran. Tradisi silaturahmi keluarga dan aktivitas ekonomi yang meningkat sering kali diikuti dengan potensi kerawanan seperti kemacetan, kecelakaan lalu lintas, hingga tindak kriminalitas.

Kehadiran petugas Polri untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan tradisi dan ibadah dengan rasa aman.

Melalui Latpraops Ketupat Turangga 2026, Polres TTU menegaskan komitmennya menjaga situasi tetap kondusif dengan kesiapan seluruh personel agar pengamanan Idul Fitri di wilayah Kabupaten TTU dapat berjalan optimal.***