Polisi Peduli Pengangguran, Polres Ttu Dorong Masyarakat Kembangkan Potensi Diri Dan Siapkan Generasi Muda Hadapi Dunia Kerja

Polisi Peduli Pengangguran, Polres Ttu Dorong Masyarakat Kembangkan Potensi Diri Dan Siapkan Generasi Muda Hadapi Dunia Kerja

Tribratanewsttu.com, Kefamenanu – Dalam rangka mendukung Program 100 Hari Kerja Kapolri, Polres Timor Tengah Utara (TTU) melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) melaksanakan kegiatan Polisi Peduli Pengangguran bersama masyarakat di RT 029, Pasar Baru, Kelurahan Benpasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Kamis (29/10/2026) pukul 10.00 WITA.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 12.10 WITA tersebut menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap persoalan sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya dalam mendorong peningkatan keterampilan generasi muda, membangun semangat kemandirian, serta memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat tanpa sekat.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kapolres TTU yang diwakili Kasat Binmas Polres TTU, bersama Kasat Lantas Polres TTU dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Benpasi. Hadir pula masyarakat setempat, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta Ketua RT 029, Yeskial Nabuasa.

Dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, personel Polri duduk bersama masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang dihadapi warga dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan yang humanis ini mencerminkan bahwa kehadiran polisi tidak semata-mata untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam mencari solusi atas persoalan sosial yang berkembang di lingkungan mereka.

Dalam arahannya, Kasat Binmas Polres TTU memberikan motivasi kepada masyarakat yang sebagian besar bekerja sebagai petani agar tidak memandang sebelah mata pekerjaan di sektor pertanian. Menurutnya, profesi petani memiliki peluang untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga apabila dijalankan dengan tekun, disiplin, dan penuh tanggung jawab.

Masyarakat juga diingatkan bahwa keberhasilan dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga serta membiayai pendidikan anak merupakan bagian penting dari upaya membangun masa depan keluarga. Pendidikan menjadi bekal utama bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan, memperluas wawasan, dan memperoleh kesempatan yang lebih baik dalam menghadapi tantangan kehidupan.

Selain memberikan motivasi, Kasat Binmas turut menyosialisasikan program Pemerintah Daerah Kabupaten TTU yang menyediakan pelatihan keterampilan bagi generasi muda sebagai persiapan memasuki dunia kerja. Adapun tiga program pelatihan yang disampaikan meliputi pelatihan tata boga, tata busana, dan komputer.

Melalui program tersebut, generasi muda diharapkan tidak hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan untuk mencari pekerjaan, mengembangkan usaha mandiri, maupun meningkatkan kemampuan sesuai kebutuhan dunia kerja.

Kasat Binmas menegaskan bahwa peran Polri dalam kegiatan ini adalah membantu menyosialisasikan dan memfasilitasi akses masyarakat terhadap program yang diselenggarakan pemerintah daerah, bukan membuka lapangan kerja baru secara langsung. Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, Bhabinkamtibmas diminta melakukan pendataan terhadap warga, khususnya generasi muda, yang berminat mengikuti pelatihan keterampilan agar dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Memasuki sesi diskusi dan tanya jawab, masyarakat menunjukkan antusiasme dengan menyampaikan aspirasi serta kebutuhan mereka secara terbuka. Ketua RT 029, Yeskial Nabuasa, menyampaikan apresiasi atas perhatian Polres TTU yang hadir langsung untuk berdialog dengan warga.

Ia juga berharap agar ke depan masyarakat RT 029 yang sebagian besar berprofesi sebagai petani dapat memperoleh perhatian dalam program bantuan pertanian, khususnya bantuan pupuk dan bibit sayuran. Menurutnya, dukungan tersebut akan membantu meringankan kebutuhan petani sekaligus meningkatkan semangat mereka untuk terus mengolah lahan dan mengembangkan usaha pertanian.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kasat Binmas menyampaikan bahwa seluruh saran dan keluhan masyarakat akan ditampung sebagai bahan perhatian dan koordinasi lebih lanjut. Apabila terdapat program bantuan pupuk maupun bibit sayuran yang dapat disalurkan, diharapkan para petani yang benar-benar membutuhkan, termasuk warga RT 029 Kelurahan Benpasi, dapat memperoleh perhatian sesuai ketersediaan bantuan dan ketentuan yang berlaku.

Dialog tersebut memperlihatkan pentingnya komunikasi dua arah antara Polri dan masyarakat. Warga diberikan ruang untuk menyampaikan kebutuhan, sedangkan pihak kepolisian berupaya mendengarkan dan menjembatani aspirasi masyarakat dengan program-program yang tersedia.

Melalui kegiatan Polisi Peduli Pengangguran, Polres TTU berharap tumbuh kesadaran bersama bahwa penanganan persoalan pengangguran membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari keluarga, masyarakat, pemerintah daerah, hingga lembaga terkait. Pembekalan keterampilan, penguatan sektor pertanian, dan pendampingan terhadap generasi muda merupakan langkah yang dapat mendukung terciptanya masyarakat yang lebih mandiri dan produktif.

Kegiatan ini juga diharapkan semakin mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat, meningkatkan kepercayaan publik, serta memperkuat peran Bhabinkamtibmas sebagai penghubung antara kebutuhan warga dan program pemerintah. Dengan demikian, kehadiran Polri dapat dirasakan secara langsung tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam mendukung kesejahteraan sosial masyarakat.

Polres TTU berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah. Pendataan warga yang berminat mengikuti pelatihan diharapkan menjadi langkah awal untuk mendorong partisipasi generasi muda dalam program peningkatan keterampilan, sementara aspirasi para petani dapat menjadi bahan koordinasi untuk mendukung pengembangan sektor pertanian.

Seluruh rangkaian kegiatan Polisi Peduli Pengangguran dalam rangka mendukung Program 100 Hari Kerja Kapolri tersebut berakhir pada pukul 12.10 WITA dalam keadaan aman dan lancar. Melalui kegiatan ini, Polres TTU menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, membangun komunikasi tanpa sekat, mendengarkan aspirasi warga, serta mendorong terciptanya lingkungan yang aman, produktif, dan sejahtera.