Polres TTU Gelar Syukuran Hari Bhayangkara Ke-80, Bersama Masyarakat Menuju Polri yang Makin Matang dan Responsif
Tribratanewsttu.com, Kefamenanu, – Mengusung semangat pengabdian dan kemitraan yang dekat bersama masyarakat, Markas Kepolisian Resor Timor Tengah Utara menggelar Acara Syukuran Hari Bhayangkara Ke-80 Tingkat Kabupaten TTU. Kegiatan khidmat ini berlangsung pada hari Rabu, 1 Juli 2026, mulai pukul 11.10 WITA dengan berpusat di area Mako Polres TTU. Momen ini menjadi tonggak sejarah refleksi perjalanan panjang institusi Polri dalam mengawal keamanan di bumi Biinmafo.
Acara akbar ini dihadiri oleh jajaran penting lintas sektoral, di antaranya Wakil Bupati TTU, jajaran Anggota DPRD Kabupaten TTU, Dandim 1618/TTU, Danyon Arhanud 2 Kostrad, Danyon TP 877 Biinmafo, Ketua Pengadilan Negeri Kefamenanu yang diwakili, Kepala Kejaksaan Negeri Kefamenanu, Danpos Brimob RI-RDTL, Camat Kota Kefamenanu, para Pimpinan OPD Pemda TTU, Kasat Pol PP, Kepala Dinas Perhubungan TTU, Kepala Jasa Raharja, pimpinan BUMN/BUMD, serta segenap Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek jajaran Polres TTU. Kehadiran tokoh agama, tokoh masyarakat, para purnawirawan Polri, dan awak media semakin memperkuat legitimasi hubungan sinergis yang harmonis.
Sebagai pembuka dan pengiring acara, Sanggar Sandelwood mempersembahkan penampilan tari kreasi lokal yang sangat memukau. Gerakan gemulai yang dipadukan dengan hentakan ritmis khas Timor berhasil menghidupkan suasana, menghadirkan decak kagum, sekaligus menegaskan komitmen Polres TTU dalam menjaga kelestarian kearifan lokal.
Pada acara inti, Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote, S.I.K., M.M., menyampaikan sambutan komprehensif yang sarat akan rasa syukur dan komitmen transformatif. Berdiri kokoh di atas podium, AKBP Eliana secara khusus menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh tamu undangan yang berkenan hadir mengikuti rangkaian perayaan hari jadi korps baju cokelat tersebut.
"Usia 80 tahun bukanlah rentang waktu yang singkat. Keberhasilan Polri untuk bisa bertahan, berdiri tegak, dan berada di titik ini bukanlah suatu hal yang mudah dijalani. Perjalanan panjang ini dipenuhi dengan berbagai dinamika serta tantangan zaman, yang pada akhirnya membentuk Polri menjadi institusi yang semakin matang, bijaksana, dan siap mengabdi seutuhnya bagi Bangsa Indonesia yang kita cintai ini," ujar AKBP Eliana Papote dengan tegas dan penuh wibawa.
Beliau menggarisbawahi bahwa seluruh pencapaian yang diraih institusi kepolisian, khususnya di wilayah hukum Polres TTU, sama sekali tidak bisa dilepaskan dari peran aktif dan dukungan tiada henti dari seluruh elemen masyarakat.
"Kami sadar seutuhnya, tanpa adanya fondasi kepercayaan dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten TTU, Polri tidak akan pernah bisa berdiri kokoh hingga mencapai usia ke-80 ini. Esensi keberadaan kami sangat sederhana: 'Polisi ada karena ada masyarakat yang harus dilayani serta dilindungi'. Oleh karena itu, keberhasilan Polres TTU dalam memelihara stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) adalah buah dari kerja sama kita bersama," tambahnya.
Mengakhiri amanatnya, Kapolres perempuan ini menegaskan komitmen institusinya untuk terus melakukan pembenahan internal secara berkelanjutan. Polres TTU berjanji akan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperbaiki reformasi kultural sikap personel di lapangan, selalu membuka ruang komunikasi untuk mendengar aspirasi publik, serta bertindak responsif dan cepat terhadap setiap persoalan warga. Mewakili seluruh jajaran personel, AKBP Eliana juga dengan rendah hati memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat TTU apabila masih terdapat kekurangan maupun kekhilafan dalam pelaksanaan tugas kedinasan.
Memasuki fase puncak syukuran, dilakukan prosesi pemotongan tumpeng raksasa bermotif ornamen angka 80 tahun sebagai simbol berkah dan kelancaran tugas. Potongan tumpeng pertama diserahkan secara simbolis kepada perwakilan Personel yang Tertua dan personel yang termuda, kemudian dinikmati bersama seluruh jajaran Forkopinda TTU serta tamu undangan, sebagai wujud rasa hormat dan terima kasih atas jalinan kemitraan yang erat. Agenda kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama guna mengabadikan momen kebersamaan yang langka tersebut.

Suasana formal seketika berubah menjadi penuh kehangatan saat memasuki sesi ramah tamah dan makan bersama. Acara hiburan pun dikemas secara apik dan interaktif. Selain penampilan tari kreasi modern dari Ibu-ibu Bhayangkari Cabang TTU yang tampil anggun dan penuh semangat, acara ditutup dengan tradisi tarian Tebe bersama. Kapolres TTU, jajaran PJU, personel TNI, para pejabat daerah, beserta seluruh tamu undangan larut dalam lingkaran tari Tebe, bergerak seirama mencerminkan bersatunya seluruh komponen bangsa di TTU.
Seluruh rangkaian kegiatan perayaan Syukuran Hari Bhayangkara Ke-80 di Mako Polres TTU resmi berakhir pada pukul 12.30 WITA dalam keadaan aman, tertib, lancar, dan penuh dengan nuansa kekeluargaan.


