Respon Cepat Polres TTU Temukan dan Pulangkan Seorang Lansia Peserta Demo yang Sempat Dilaporkan Hilang

Respon Cepat Polres TTU Temukan dan Pulangkan Seorang Lansia  Peserta Demo yang Sempat Dilaporkan Hilang

Tribratanewsttu.com, Kefamenanu,— Kepolisian Resor Timor Tengah Utara  kembali menunjukkan komitmen nyatanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Melalui respons cepat dan koordinasi yang solid, jajaran jajaran Piket Fungsi dan Satuan Intelkam Polres TTU berhasil menemukan serta mengantarkan pulang seorang warga lansia bernama Dominikus Toleu (75), peserta aksi damai yang sempat dilaporkan hilang pasca-demonstrasi di depan Kantor DPRD Kabupaten TTU, Senin (13/07/2026).

Peristiwa ini bermula pada Senin malam sekitar pukul 18.30 WITA, ketika Piket Fungsi Polres TTU menerima laporan kepanikan dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kefamenanu. Melalui Kasat Intelkam Polres TTU, dilaporkan bahwa salah satu peserta aksi penyampaian pendapat di depan Kantor DPRD Kabupaten TTU diduga hilang arah dan tidak diketahui keberadaannya setelah massa membubarkan diri.

Menanggapi laporan krusial tersebut, Kasat Intelkam bergerak cepat berkoordinasi dengan Pamapta II, IPDA Jack Shield Johanes, S.I.P. Tanpa menunda waktu, pada pukul 18.40 WITA, personel Piket Fungsi bersama Pamapta II langsung menggelar koordinasi taktis dengan pihak PMKRI dan perwakilan keluarga korban untuk mengumpulkan petunjuk awal.

Berdasarkan pendalaman informasi, terungkap bahwa alasan korban terpisah dari rombongan adalah faktor kondisi fisik. Dominikus Toleu yang berasal dari RT 04/RW 02 Desa Pantae, Kecamatan Biboki Selatan, mengalami mual dan muntah hebat akibat kelelahan ekstrem setelah menempuh perjalanan jauh dari Manufui menuju lokasi aksi di Kantor DPRD.

Dalam kondisi lemas sekitar pukul 16.30 WITA, korban secara berinisiatif menghentikan mobil yang melintas dengan rute Kefamenanu–Noemuti demi mencari tempat beristirahat. Akibat kelelahan yang mendalam, korban tertidur pulas di dalam mobil. Begitu terbangun, korban linglung mengenai lokasi keberadaannya. Mengetahui sang kakek berasal dari wilayah Biboki Selatan dan tersasar, sopir yang bijak kemudian menurunkan korban di Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan, tepatnya di kediaman seorang warga bernama Nikolas yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan keluarga korban.

Melalui pelacakan komunikasi dan jaringan kekerabatan yang intensif, polisi berhasil mengidentifikasi keberadaan Dominikus di Desa Naiola. Dipimpin oleh IPDA Jack Shield Johanes bersama personel Piket Fungsi dan dua orang anggota keluarga, tim kepolisian langsung bergegas menuju lokasi penjemputan.

Tepat pukul 19.30 WITA, petugas tiba di rumah Saudara Nikolas. Dominikus Toleu ditemukan dalam keadaan sehat walafiat, selamat, dan tengah ditenangkan oleh kerabatnya. Setelah memastikan kondisi kesehatan sang kakek stabil, personel Polres TTU secara humanis menyerahkan secara resmi korban kepada pihak keluarga untuk dibawa kembali ke kampung halamannya. Seluruh rangkaian operasi kemanusiaan ini dinyatakan selesai pada pukul 20.10 WITA dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

Keberhasilan penemuan ini menjadi bukti otentik dedikasi Polri yang tidak sekadar menjaga keamanan fisik saat unjuk rasa berlangsung, namun juga bertanggung jawab penuh atas keselamatan warga pasca-kegiatan. Kehadiran personel Polres TTU di malam hari, menembus jarak demi menjemput warga yang tersesat, merefleksikan nilai luhur transformasi Polri yang presisi senantiasa sigap bertindak, tulus melayani, dan hadir sebagai penolong di saat masyarakat membutuhkan. Pihak keluarga dan PMKRI Cabang Kefamenanu pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas respons cepat jajaran kepolisian.