Wujudkan Kamseltibcarlantas, Satlantas Polres TTU Gelar Aksi Humanis "Polantas Menyapa" di Terminal Bus
Tribratanewsttu.com, Kefamenanu – Dalam upaya mewujudkan pelayanan prima dan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat di jalan raya, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Timor Tengah Utara (TTU) kembali menggelar aksi turun ke jalan melalui program inovatif bertajuk "Polantas Menyapa". Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 17 Juli 2026, dimulai sejak pukul 09.15 WITA hingga berakhir dengan aman pada pukul 11.25 WITA.
Berlokasi di kawasan strategis wilayah hukum Polres Timor Tengah Utara, salah satunya menyasar area pemberhentian transportasi umum dan terminal bus lokal, aksi ini menekankan pada pendekatan yang humanis, edukatif, dan persuasif. Langkah ini diambil guna mendekatkan institusi Polri dengan masyarakat sekaligus memastikan keselamatan publik sebagai prioritas utama dalam berkendara.
Berdasarkan pantauan di lapangan, suasana hangat dan penuh keakraban tampak jelas saat personel Satlantas Polres TTU berdialog dengan sejumlah sopir bus dan warga yang sedang beraktivitas di sekitar kendaraan umum. Tidak ada sekat ketakutan; masyarakat justru menyambut baik kehadiran para petugas yang datang dengan senyuman.
Selain memberikan pesan-pesan keselamatan, personel polisi juga memanfaatkan momentum ini untuk mendengarkan langsung keluh kesah, aspirasi, serta masukan dari para pengguna jalan mengenai kondisi lalu lintas maupun kualitas pelayanan Kepolisian di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan dialog tersebut, petugas mengingatkan para pengendara agar selalu melengkapi diri dengan dokumen berkendara yang sah seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang masih berlaku. Para sopir angkutan dan masyarakat juga diimbau untuk konsisten menggunakan sabuk pengaman, menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara motor, serta memastikan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) dipasang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Petugas juga memberikan penekanan khusus yang berkaitan langsung dengan keselamatan jiwa di jalan raya. Warga diingatkan secara tegas namun santun untuk menghindari pelanggaran berisiko tinggi seperti:
- Melawan arus lalu lintas.
- Menggunakan telepon genggam (handphone) saat sedang mengemudikan kendaraan.
- Mengemudi dengan kecepatan tinggi melebihi ambang batas aman.
- Berkendara dalam kondisi di bawah pengaruh minuman beralkohol (miras).
Bagi masyarakat atau pengguna jalan yang kedapatan melakukan pelanggaran ringan, petugas tidak langsung menjatuhkan sanksi hukum yang kaku. Sebaliknya, personel Satlantas memberikan teguran secara humanis disertai edukasi mendalam agar pelanggaran tersebut tidak diulangi demi keselamatan diri sendiri dan orang lain.
Aksi "Polantas Menyapa" ini terbukti memberikan dampak positif yang signifikan. Melalui komunikasi dua arah yang berjalan lancar, kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat semakin bertumbuh. Warga merasa lebih dihargai dengan hadirnya pelayanan yang profesional, responsif, dan ramah di lapangan.
Hingga berakhirnya kegiatan pada pukul 11.25 WITA, situasi keamanan dan ketertiban di seluruh titik pelaksanaan pemantauan dilaporkan berjalan dengan sangat kondusif. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol maupun gangguan kamtibmas di jalan raya. Keberhasilan giat ini menaruh harapan besar akan terciptanya situasi Kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan lancar secara berkelanjutan di seluruh wilayah hukum Polres Timor Tengah Utara.


