Wujudkan "Zero Disturbance", Polres TTU Terjunkan 75 Personil Amankan Ibadah Minggu Palma
Tribratanewsttu Kefamenanu, TTU – Memasuki rangkaian Pekan Suci bagi umat Kristiani, Kepolisian Resor Timor Tengah Utara , bergerak cepat guna memastikan situasi keamanan yang kondusif. Sebanyak 75 personel dikerahkan secara khusus untuk mengamankan jalannya ibadah Minggu Palma yang berlangsung di berbagai gereja di wilayah hukum Polres TTU, Minggu (29/03/2026).
Pengerahan personil ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah tanpa rasa khawatir akan gangguan keamanan.
Personel yang diterjunkan tidak hanya melakukan pengamanan statis di gerbang-gerbang gereja, tetapi juga membantu pengaturan arus lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan jemaat yang membawa kendaraan. Langkah ini diambil mengingat antusiasme umat pada Minggu Palma yang menandai masuknya Yesus ke Yerusalem selalu meningkat setiap tahunnya.
Kapolres TTU menegaskan bahwa prioritas utama Operasi Pengamanan ini adalah menciptakan "Zero Disturbance" (Nol Gangguan), sehingga kekhusyukan ibadah tetap terjaga dari awal hingga selesai.
Dalam kegiatan pengamanan tersebut, Kapolres TTU memberikan penekanan khusus terkait standar operasional prosedur (SOP) dan sikap humanis yang harus dikedepankan.
"Saya instruksikan kepada seluruh personel yang bertugas: jadilah representasi negara yang memberikan ketenangan. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, tetap waspada terhadap segala potensi kerawanan, namun tetap kedepankan sikap humanis dan senyum dalam melayani jemaat," tegas Kapolres TTU.
Beliau juga menambahkan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap keberagaman dan kebebasan beragama di Kabupaten TTU.
"Tugas kita bukan sekadar menjaga fisik bangunan gereja, tapi menjamin kemerdekaan setiap warga negara untuk beribadah dengan tenang. Jangan lengah, pastikan setiap sudut area aman, dan bangun koordinasi yang baik dengan pihak panitia gereja serta tokoh masyarakat setempat," tambahnya.
Dengan penjagaan yang ketat namun tetap mengedepankan sopan santun, dan sikap humanis ini, diharapkan seluruh rangkaian perayaan Paskah di Kabupaten TTU dapat berlangsung damai, aman dan tentram yang mencerminkan tingginya semangat toleransi di bumi Biinmaffo.


