Bhabinkamtibmas Bersama TNI dan Pemerintah Kecamatan Perkuat Kamtibmas melalui Pemeriksaan Pagar Kintal di Noemuti
Tribratanewsttu.com, Kefamenanu (20 Agustus 2026) – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus dilakukan Polres Timor Tengah Utara (TTU) melalui kehadiran personel Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan pemeriksaan pagar kintal atau baha bena yang dilaksanakan Bhabinkamtibmas Desa Fatumuti, Desa Nifuboke dan Desa Oenak, Kecamatan Noemuti, Kabupaten TTU, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WITA tersebut dilaksanakan di wilayah perbatasan Desa Nifuboke dan Desa Oenak hingga batas wilayah Desa Nifuboke dengan Desa Bijeli. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan kawasan pemukiman maupun lahan pertanian masyarakat memiliki perlindungan yang memadai dari gangguan hewan atau ternak yang berkeliaran, seperti sapi dan babi.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Fatumuti, Nifuboke dan Oenak, Bripka Agustinus Anmuni, bersinergi dengan dua personel TNI dari Pos Kalan, Sekcam Noemuti bersama staf kecamatan, Kepala Desa Nifuboke beserta perangkat desa, serta Ketua BPD Desa Nifuboke. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mencegah potensi gangguan keamanan dan menjaga ketertiban di lingkungan masyarakat.
Pemeriksaan pagar tidak hanya berorientasi pada kondisi fisik pagar, tetapi juga menjadi sarana untuk melihat secara langsung berbagai persoalan yang berpotensi menimbulkan gangguan di tengah masyarakat. Pagar kintal memiliki fungsi penting dalam menjaga batas dan keamanan lahan, sekaligus mencegah ternak memasuki kawasan pemukiman maupun lahan pertanian yang dapat menimbulkan kerusakan tanaman, kerugian ekonomi, hingga berpotensi memicu perselisihan antarwarga.
Dari hasil pemeriksaan di lapangan, masih ditemukan sejumlah bagian pagar yang belum diselesaikan oleh masyarakat. Menyikapi kondisi tersebut, Bhabinkamtibmas memberikan imbauan kepada pemerintah desa agar memberikan penegasan kepada masyarakat untuk segera menyelesaikan pembangunan pagar kintal sesuai kebutuhan lingkungan masing-masing.
Langkah tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan tugas Bhabinkamtibmas yang tidak hanya berfokus pada penanganan persoalan setelah terjadi, tetapi juga mengedepankan pendekatan preventif dan problem solving. Dengan turun langsung ke lapangan, Bhabinkamtibmas dapat mengetahui kondisi nyata yang dihadapi masyarakat sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat dengan pemerintah desa dan warga.
Selain melakukan pemeriksaan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Masyarakat didorong untuk tidak menyerahkan sepenuhnya persoalan kamtibmas kepada aparat, melainkan ikut berperan aktif menjaga lingkungan, memperhatikan kondisi pagar dan batas lahan, serta segera menyampaikan kepada pemerintah desa maupun Bhabinkamtibmas apabila menemukan persoalan yang berpotensi berkembang menjadi gangguan kamtibmas.
Sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, BPD dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib dan kondusif. Pendekatan bersama seperti ini juga memungkinkan setiap persoalan di tingkat desa dapat diidentifikasi lebih awal dan dicarikan solusi secara bersama-sama sebelum berkembang menjadi konflik sosial.

Kegiatan pemeriksaan pagar kintal tersebut berakhir sekitar pukul 11.35 WITA dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib serta lancar. Melalui kegiatan ini, Polres TTU kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan Polri di tengah masyarakat, membangun komunikasi yang humanis, serta mengedepankan langkah-langkah pencegahan dalam menjaga kamtibmas.
Keberadaan Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan semakin memperkuat kesadaran warga bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan sinergitas, kepedulian dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat ditekan sejak dini demi terciptanya lingkungan desa yang aman, damai dan harmonis.


