Wujud Nyata Polri Hadir untuk Rakyat: Bhabinkamtibmas Desa Benus Turun Tangan Bantu Warga Bangun Pondasi Rumah

Wujud Nyata Polri Hadir untuk Rakyat: Bhabinkamtibmas Desa Benus Turun Tangan Bantu Warga Bangun Pondasi Rumah

Tribratanewsttu.com, Naibenu,(10 Agustus 2026)– Kepedulian dan kedekatan anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dengan masyarakat kembali ditunjukkan melalui aksi nyata di lapangan. Tanpa canggung dan tanpa menunggu dimintai bantuan, sosok personil Bhabinkamtibmas hadir langsung meringankan beban warga binaannya melalui aksi gotong royong.

Pada hari Senin, sekitar pukul 11.00 WITA, Bhabinkamtibmas Desa Benus, Bripka Rimson Panjaitan, menyambangi salah satu pemukiman warga di Desa Benus, Kecamatan Naibenu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Saat melintas dan melihat warga yang tengah berjuang mengolah material bangunan di bawah terik matahari, hati Bripka Rimson Panjaitan tergerak. Tanpa ragu, ia langsung menyingsingkan lengan baju dan ikut bergabung bersama warga dalam pembuatan pondasi rumah.

Aksi sosial yang dilakukan Bripka Rimson ini lahir dari rasa empati dan kepedulian yang tinggi terhadap kondisi masyarakat di wilayah tugasnya. Meski berseragam lengkap dinas kepolisian, ia tidak ragu untuk memegang ember adukan semen, membantu mengaduk pasir, hinggaa mengangkat ember yang berisi campuran semen demi mempercepat proses pembangunan pondasi rumah warga setempat.

Tindakan spontan ini menjadi bukti konkret bahwa peran Bhabinkamtibmas tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara administratif atau formalitas semata. Lebih dari itu, Bhabinkamtibmas merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan sosial warga binaan.

"Sebagai Bhabinkamtibmas, tugas kami bukan hanya mengawasi situasi keamanan, tetapi juga hadir di tengah-tengah masyarakat dalam suka maupun duka. Ketika melihat warga sedang bergotong royong, sudah menjadi kewajiban moral kita untuk ikut mengulurkan tangan dan membantu meringankan pekerjaan mereka," ungkap Bripka Rimson Panjaitan di sela-sela kegiatannya.

Kehadiran sosok polisi yang ikut berpeluh bersama warga ini mendapat sambutan hangat serta apresiasi tinggi dari masyarakat Desa Benus. Warga merasa tersanjung dan bangga memiliki petugas Bhabinkamtibmas yang sangat humanis, responsif, dan mengedepankan nilai-nilai kekeluargaan.

Aksi ini juga menjadi ajang untuk menghidupkan kembali tradisi gotong royong yang menjadi warisan luhur bangsa. Melalui momen kebersamaan ini, komunikasi dua arah antara kepolisian dan warga terjalin secara alami tanpa ada batasan kaku. Masyarakat menjadi lebih terbuka untuk berbagi informasi mengenai situasi lingkungan sekitar, sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah secara dini melalui pendekatan kekeluargaan.

Dengan hadirnya Polri di tengah-tengah pembangunan infrastruktur dasar warga, kepercayaan publik (public trust) terhadap korps Bhayangkara semakin menguat. Kedekatan ini menegaskan komitmen Polres TTU dalam mewujudkan sosok pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang presisi dan berjiwa sosial tinggi