Bhayangkari Cabang TTU, melaksanakan giat melayat ke rumah duka almarhum Iptu Frans Bay Meo sebagai bentuk dukungan moril bagi keluarga yang ditinggalkan.

Bhayangkari Cabang TTU, melaksanakan giat melayat ke rumah duka almarhum Iptu Frans Bay Meo sebagai bentuk dukungan moril bagi keluarga yang ditinggalkan.

Tribratanewsttu.com, Kefamenanu — Suasana haru menyelimuti rumah duka Almarhum Iptu Frans Bay Meo saat rombongan pengurus Bhayangkari Cabang Timor Tengah Utara tiba untuk memberikan penghormatan terakhir. Kegiatan melayat ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan bentuk nyata dari ikatan kekeluargaan yang kuat di tubuh Korps Bhayangkara.

Pj. Ketua Bhayangkari TTU, Ny. Hasmiyati Sudirman, didampingi oleh sejumlah pengurus Bhayangkari Cabang TTU, hadir dengan balutan seragam merah muda khas organisasi, dipadukan dengan selendang hitam sebagai simbol duka cita yang mendalam. Kehadiran mereka di tengah keluarga almarhum adalah untuk memberikan kekuatan dan semangat di masa-masa sulit pasca kehilangan sosok kepala keluarga sekaligus perwira polisi yang dikenal baik, ramah dan juga berdedikasi.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Hasmiyati Sudirman menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian Iptu Frans Bay Meo. Beliau menekankan bahwa keluarga besar Polres TTU dan Bhayangkari turut merasakan kesedihan yang dialami oleh istri dan anak-anak almarhum.

"Kami datang ke sini untuk berbagi beban kesedihan. Almarhum adalah bagian dari keluarga besar kami, dan sudah menjadi kewajiban kami untuk saling menguatkan. Kami berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa," ujar Ny. Hasmiyati saat berdialog dengan pihak keluarga.

Silaturahmi yang dijalin dalam giat melayat ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan emosional antara pengurus Bhayangkari dengan anggota keluarga besar Polri, melalui Ny. Hasmiyati sebagai Pj. Ketua Bhayangakri Cabang TTU juga memberikan dukungan berupa santunan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian dari Organisasi bhayangkari kepada salah seorang anggotanya yang mengalami musibah kedukaan, dengan harapan agar keluarga tetap tegar melanjutkan perjuangan hidup demi masa depan putra-putri almarhum.

Iptu Frans Bay Meo semasa hidupnya dikenal sebagai sosok perwira yang memiliki rekam jejak pengabdian yang baik, sopan, ramah serta berdedikasi, baik saat menjabat di fungsi operasional maupun kewilayahan. Kepergian beliau meninggalkan duka yang mendalam bagi rekan sejawat dan institusi Polri.

Kegiatan ini diakhiri dengan doa bersama di depan peti jenazah almarhum. Pj. Ketua Ny. Hasmiyati dan seluruh pengurus Bhayangkari tampak tertunduk khidmat, mendoakan agar amal ibadah almarhum diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan selalu dalam lindungan Tuhan. Kegiatan ini menegaskan komitmen Bhayangkari Cabang TTU untuk selalu hadir dalam setiap suka maupun duka yang dialami oleh anggotanya, dan selalu menjaga tali silaturahmi tetap terjalin di tengah cobaan seberat apa pun.