Kehangatan Tanpa Pembatas: Hadir di Tengah Warga, Bhabinkamtibmas Desa Kiusili Perkuat Kamtibmas Lewat Pendekatan Humanis.

Kehangatan Tanpa Pembatas: Hadir di Tengah Warga, Bhabinkamtibmas Desa Kiusili Perkuat Kamtibmas Lewat Pendekatan Humanis.

Tribratanewsttu.com, Kiusili (31/07/2026)— Pemandangan hangat dan penuh kekeluargaan menghiasi suasana pagi di Desa Kiusili, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Tanpa sekat dan canggung, Bhabinkamtibmas Desa Kiusili, Aiptu I Ketut Sukenaya, menggelar kegiatan sambang dan patroli dialogis dengan cara yang menyentuh hati, duduk bersila langsung di tanah bersama warga yang sedang beraktivitas mengupas dan mengeringkan hasil panen asam Jawa, pada hari Jumat pagi.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WITA ini berlokasi di kediaman Mama Demetrian Tnomel. Pendekatan tatap muka secara langsung ini menjadi strategi efektif Kepolisian Sektor (Polsek) setempat dalam menyerap aspirasi sekaligus memelihara situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Bikomi Selatan.

Dalam momen penuh kebersamaan tersebut, Aiptu I Ketut Sukenaya menunjukkan sosok polisi yang dekat, ramah, dan menjadi bagian dari masyarakat. Sambil menyaksikan keseharian warga mulai dari ibu-ibu, bapak-bapak, hingga balita yang bermain di sekitar tumpukan asam petugas kepolisian tunggal ini berdialog santai namun sarat pesan konstruktif.

Duduk sejajar di atas tanah bersama warga mencerminkan komitmen Polri dalam meruntuhkan tembok pembatas antara aparat penegak hukum dan masyarakat. Kebersamaan ini menciptakan ruang komunikasi dua arah yang cair, transparan, dan saling percaya.

Dalam dialog yang berlangsung intensif selama lebih dari satu jam tersebut, Bhabinkamtibmas menyampaikan beberapa imbauan krusial terkait stabilitas lingkungan:

  1. Sinergi Menjaga Keamanan DesaMasyarakat diajak untuk secara kolektif menjaga kondusivitas lingkungan. Keamanan bukan hanya tugas kepolisian semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen warga Desa Kiusili.
  2. Menjauhi Judi dan Minuman Keras (Miras)Aiptu I Ketut Sukenaya menegaskan bahaya judi dan konsumsi miras yang kerap menjadi pemicu keretakan rumah tangga dan tindak kriminalitas. "Judi dan miras sama sekali tidak memberikan manfaat, justru membawa dampak buruk bagi kesehatan, perekonomian keluarga, serta masa depan anak-anak kita," imbaunya di hadapan warga.
  3. Larangan Main Hakim Sendiri, Menyikapi beberapa dinamika dan kejadian di desa tetangga, Bhabinkamtibmas mengimbau warga agar tidak mengedepankan emosi atau tindakan main hakim sendiri jika terjadi permasalahan. Warga diminta segera berkoordinasi dan melaporkan setiap potensi gangguan atau kejadian kriminal kepada perangkat desa maupun personel Bhabinkamtibmas.

Pendekatan dialogis yang humas ini mendapat sambutan hangat dari Mama Demetrian Tnomel dan warga sekitar. Mereka mengapresiasi kehadiran Bhabinkamtibmas yang senantiasa tanggap dan mau mendengarkan langsung suara dari akar rumput.

Seluruh rangkaian kegiatan patroli dialogis ini berakhir pada pukul 10.25 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Melalui giat sambang ini, diharapkan hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat di Kabupaten TTU terus terjalin erat demi mewujudkan lingkungan yang aman, damai, dan sejahtera.