Umat Muslim Polres TTU Bersama Umat Muslim Kabupaten TTU Gelar Doa untuk Korban Gempa Flores

Umat Muslim Polres TTU Bersama Umat Muslim Kabupaten TTU Gelar Doa untuk Korban Gempa Flores

Tribratanewsttu.com, Kefamenanu, (21 Agustus 2026) – Wujud kepedulian dan solidaritas kemanusiaan terhadap masyarakat Flores yang terdampak bencana gempa bumi ditunjukkan oleh umat Muslim Polres Timor Tengah Utara (TTU) bersama umat Muslim Kabupaten TTU melalui doa bersama di Masjid Agung Nurul Falah TTU, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan doa bersama tersebut dilaksanakan setelah pelaksanaan Shalat Jumat, sekitar pukul 12.45 WITA, dan dipimpin langsung oleh Ketua MUI Kabupaten TTU, Drs. H. M. Ali Kosah, selaku Imam Shalat Jumat.

Doa bersama ini menjadi momentum bagi umat Muslim Polres TTU dan umat Muslim Kabupaten TTU untuk bersama-sama memanjatkan doa bagi saudara-saudara di wilayah Flores yang sedang menghadapi musibah bencana gempa bumi. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian Polri melalui Polres TTU terhadap masyarakat yang sedang mengalami situasi sulit akibat bencana alam.

Dalam suasana penuh kekhusyukan, seluruh jamaah dan personel Polres TTU yang beragama Islam memanjatkan doa agar masyarakat Flores yang terdampak gempa bumi senantiasa diberikan keselamatan, kekuatan, kesehatan, ketabahan, serta perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa.

Doa juga dipanjatkan bagi keluarga korban agar diberikan keikhlasan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan, sementara masyarakat yang kehilangan tempat tinggal maupun harta benda diberikan keteguhan hati untuk kembali bangkit dan menata kehidupan mereka.

Selain itu, umat Muslim Polres TTU bersama umat Muslim Kabupaten TTU turut mendoakan agar seluruh proses penanganan pascabencana, evakuasi, pendataan, pemulihan, hingga pembangunan kembali wilayah terdampak dapat berjalan dengan lancar. Harapannya, kondisi masyarakat di Flores dapat segera pulih dan kehidupan kembali berjalan normal.

Kegiatan tersebut diikuti oleh jamaah Masjid Agung Nurul Falah Kefamenanu, Ketua PHBI Kabupaten TTU, Kasat Intelkam Polres TTU, serta personel Polres TTU yang beragama Islam. Kebersamaan tersebut menjadi gambaran bahwa kepedulian terhadap korban bencana merupakan tanggung jawab kemanusiaan yang dapat diwujudkan oleh seluruh elemen masyarakat.

Bagi Polres TTU, doa bersama bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga merupakan bentuk dukungan moral dan moril kepada saudara-saudara di Flores. Di tengah kondisi sulit yang mereka hadapi, doa dan perhatian dari masyarakat di wilayah lain diharapkan dapat menjadi sumber kekuatan serta memberikan semangat agar para korban tidak merasa sendiri dalam menghadapi musibah.

Kapolres TTU melalui kegiatan tersebut juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat rasa kepedulian dan semangat gotong royong. Bagi masyarakat yang memiliki kemampuan, donasi secara sukarela dan secukupnya sangat diharapkan untuk membantu meringankan beban saudara-saudara di Flores yang terdampak gempa bumi.

Bantuan tidak harus dalam jumlah besar. Kepedulian sekecil apa pun, apabila dilakukan bersama-sama, dapat menjadi kekuatan besar untuk membantu memenuhi kebutuhan para korban serta mendukung proses pemulihan dan pembangunan kembali wilayah yang terdampak bencana.

Polres TTU menegaskan bahwa Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir dalam setiap persoalan kemanusiaan yang dihadapi masyarakat. Melalui doa, dukungan, kepedulian, dan bantuan nyata, Polres TTU bersama masyarakat Kabupaten TTU ingin menyampaikan pesan bahwa saudara-saudara di Flores tidak sendirian menghadapi musibah ini.

Kegiatan doa bersama selesai pada pukul 13.00 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, khusyuk, dan kondusif.

Dari umat Muslim Polres TTU dan umat Muslim Kabupaten TTU untuk saudara-saudara di Flores: kami bersama kalian dalam doa dan kepedulian. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan kekuatan, ketabahan, keselamatan, dan perlindungan kepada seluruh masyarakat yang terdampak gempa bumi. Semoga Flores segera pulih, bangkit, dan kembali berdiri kuat.