Perkuat Iman dan Pengabdian, Kapolres TTU Ajak Personel Selaraskan Tugas Kepolisian dengan Nilai-Nilai Agama
Tribratanewsttu.com, Kefamenanu, 16 Agustus 2026 — Menjalankan tugas sebagai anggota Polri tidak hanya dituntut memiliki profesionalisme dan integritas, tetapi juga membutuhkan landasan iman yang kuat. Nilai-nilai agama menjadi bagian penting dalam membentuk pribadi anggota Polri yang humanis, rendah hati, bertanggung jawab, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Semangat tersebut tercermin dalam kehadiran Kapolres TTU AKBP Eliana Papote, S.I.K., M.M. bersama seluruh anggota Nasrani Polres TTU dalam Perayaan Misa Hari Minggu di Gereja Santo Antonius Padua Sasi, Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Minggu (16/8/2026) pukul 08.30 WITA.
Perayaan Ekaristi dipimpin oleh RP. Titus Khian Limngardi, OFM. Conv. dan diikuti sekitar 500 umat. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh prajurit Batalyon TP 877 Biinmafo, sekaligus menjadi momentum mempererat kebersamaan dan sinergitas antara TNI, Polri, pemimpin agama, serta masyarakat.
Dalam perayaan tersebut, Paduan Suara Oikumene Polres TTU yang beranggotakan personel TNI-Polri turut mengambil bagian dalam liturgi dengan membawakan dua buah lagu pada saat Komuni Kudus. Kehadiran personel TNI-Polri dalam pelayanan paduan suara mendapat apresiasi karena menunjukkan bahwa tugas pengabdian kepada bangsa dapat berjalan selaras dengan kehidupan iman dan pelayanan kepada Tuhan.
Sebelum perayaan Misa berakhir, Pater Titus memberikan kesempatan kepada Kapolres TTU untuk menyampaikan pesan kepada umat yang hadir. Dalam kesempatan tersebut, AKBP Eliana Papote menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pastor Paroki Santo Antonius Padua Sasi yang telah memberikan ruang serta kesempatan kepada TNI dan Polri untuk mengambil bagian dalam perayaan Ekaristi.
“Terima kasih kepada Pastor Paroki Santo Antonius Padua Sasi yang telah memberikan ruang dan waktu kepada TNI dan Polri untuk mengambil bagian dalam perayaan Ekaristi pagi ini,” ujar Kapolres TTU.
Kapolres juga mengajak seluruh personel TNI-Polri untuk senantiasa bersyukur atas penyertaan Tuhan dalam kehidupan dan pelaksanaan tugas. Menurutnya, kesempatan untuk berkumpul dan menjalankan tugas hingga saat ini merupakan bagian dari kasih dan kemurahan Tuhan yang patut disyukuri.
Nilai tersebut menjadi penting bagi setiap anggota Polri. Keimanan yang kuat diharapkan mampu menjadi pedoman moral dalam menjalankan tugas, sehingga kewenangan yang dimiliki senantiasa digunakan secara bertanggung jawab, humanis, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Pagi hari ini kita semua bisa berkumpul di tempat ini tidak serta-merta karena kekuatan kita sendiri, tetapi karena kasih dan kemurahan Tuhan. Kita sebagai anggota TNI maupun Polri yang masih ada sampai saat ini tentunya harus selalu bersyukur dan memuliakan Tuhan,” ungkapnya.
Momentum tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa kehidupan beragama dan pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan beriringan. Personel Polri tidak hanya hadir ketika masyarakat membutuhkan keamanan, tetapi juga membangun kedekatan melalui ruang-ruang keagamaan dan sosial. Kehadiran tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara Polri dengan tokoh agama dan umat.
Dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kapolres TTU juga mengajak seluruh umat untuk menyambut hari kemerdekaan dengan penuh sukacita. Ia mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten TTU sehingga seluruh rangkaian perayaan kemerdekaan dapat berlangsung aman dan penuh kebersamaan.
Tidak hanya berbicara mengenai keamanan, Kapolres turut mengajak seluruh umat untuk menunjukkan kepedulian kemanusiaan terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah. Menyikapi bencana gempa bumi yang terjadi di wilayah daratan Flores, ia mengajak umat untuk mendoakan saudara-saudara yang terdampak sekaligus memberikan bantuan sesuai kemampuan masing-masing guna meringankan beban mereka.
Ajakan tersebut memperkuat pesan bahwa iman tidak hanya diwujudkan melalui ibadah, tetapi juga melalui kepedulian, solidaritas, dan tindakan nyata kepada sesama. Semangat kemanusiaan tersebut menjadi nilai bersama yang dapat mempertemukan seluruh elemen masyarakat tanpa memandang latar belakang agama maupun institusi.
Kehadiran Kapolres TTU, personel Polres TTU, prajurit TNI, serta umat dalam satu ruang ibadah juga menjadi gambaran kuatnya sinergitas lintas agama dan kemanusiaan di Kabupaten TTU. Polri terus membangun komunikasi dengan para pemuka agama sebagai mitra strategis dalam menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang aman, damai, toleran, dan harmonis.

Perayaan Misa yang berlangsung hingga pukul 10.30 WITA tersebut berjalan dengan khidmat, aman, dan lancar. Kesempatan yang diberikan oleh pihak Gereja Santo Antonius Padua Sasi kepada TNI-Polri untuk mengambil bagian dalam perayaan Ekaristi menjadi bentuk apresiasi sekaligus ruang kebersamaan yang mempererat hubungan antara aparat keamanan, pemimpin gereja, dan umat.
Melalui kegiatan tersebut, Polres TTU menunjukkan bahwa pengabdian kepada negara dan penguatan kehidupan iman bukanlah dua hal yang terpisah. Keduanya dapat berjalan selaras untuk membentuk personel Polri yang profesional, berintegritas, humanis, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
Dengan iman sebagai landasan moral dan tugas sebagai bentuk pengabdian, Polri terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat, menjaga keamanan, menghormati keberagaman, serta membangun persaudaraan demi terciptanya Kabupaten TTU yang aman, damai, dan harmonis.


