Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Personil Polres TTU Gelar Aksi Bakti Religi Lintas Agama di Kota Kefamenanu

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Personil Polres TTU Gelar Aksi Bakti Religi Lintas Agama di Kota Kefamenanu

Tribratnewsttu.com, Kefamenanu – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada tanggal 1 Juli mendatang, Kepolisian Resor Timor Tengah Utara (TTU) menggelar aksi nyata yang berfokus pada kerukunan umat beragama. Pada hari Jumat, 12 Juni 2026, mulai pukul 07.40 WITA, jajaran personil Polres TTU secara serentak melaksanakan kegiatan kemanusiaan dan sosial berupa “Bakti Religi” dengan menyasar sejumlah rumah ibadah yang tersebar di wilayah Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten TTU, Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan yang mengedepankan semangat gotong royong ini dipimpin langsung oleh Wakapolres TTU, para Pejabat Utama (PJU) Polres TTU, para Perwira, serta diikuti oleh seluruh anggota dan staf jajaran Polres TTU. Dengan mengenakan pakaian olahraga khas yang seragam, ratusan personil kepolisian ini membaur menjadi beberapa tim guna disebar secara proporsional ke empat titik lokasi rumah ibadah yang menjadi representasi keberagaman keyakinan di Kota Kefamenanu.

 

Sebagai bentuk nyata dari implementasi nilai-nilai toleransi dan persatuan, Polres TTU memetakan empat rumah ibadah utama di dalam jantung Kota Kefamenanu sebagai pusat pelaksanaan aksi bersih-bersih ini. Rumah-rumah ibadah tersebut meliputi:

  1. Masjid Agung Nurul Falah: Menjadi lokasi utama bagi personil untuk membersihkan area pelataran, tempat wudu, serta ruang utama masjid.
  2. Gereja Katolik Santo Yohanes Pemandi Naesleu: Jajaran kepolisian membersihkan taman, area parkir, serta bangku-bangku jemaat demi memberikan kenyamanan ibadah.
  3. Gereja Kristen Protestan Petra Kefamenanu: Aksi difokuskan pada pembersihan sampah organik di halaman luar serta sterilisasi area sekitar gedung gereja.
  4. Pura Kefananta: Anggota Polres TTU bersama pengurus pura bergotong royong merapikan dan membersihkan kawasan suci umat Hindu ini agar tetap asri dan khidmat.

Kapolres TTU melalui Wakapolres menegaskan bahwa agenda Bakti Religi ini bukan sekadar rutinitas seremonial dalam menyambut momentum Hari Bhayangkara ke-80. Lebih dari itu, gerakan ini mengandung esensi filosofis yang mendalam untuk merawat Kebinekaan, memperkokoh toleransi antarumat beragama, serta mempererat tali silaturahmi yang harmonis antara aparat kepolisian dengan para tokoh agama maupun masyarakat setempat. Melalui aksi membersihkan rumah ibadah, Polri ingin menanamkan pesan damai bahwa perbedaan keyakinan merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga bersama.

"Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan sarana untuk mendekatkan Polri kepada masyarakat dari berbagai latar belakang suku dan agama. Menjelang usia Bhayangkara yang ke-80, kami ingin terus hadir sebagai pelindung yang inklusif, humanis, dan selalu siap mendukung terciptanya lingkungan sosial yang bersih, sehat, dan damai," ujar salah satu jajaran perwira Polres TTU di lapangan.

Aksi bersih-bersih massal ini mendapat apresiasi dan sambutan hangat dari masing-masing pengurus rumah ibadah yang dikunjungi. Para tokoh agama menilai, kehadiran Polri yang turun langsung memegang sapu, parang, dan alat kebersihan lainnya di rumah ibadah mencerminkan kerendahan hati dan dedikasi pelayanan yang tulus kepada masyarakat akar rumput.

Tepat pada pukul 09.00 WITA, seluruh rangkaian kegiatan Bakti Religi oleh personil Polres TTU dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 ini dinyatakan selesai. Berdasarkan pantauan dan laporan situasi di lapangan, seluruh kegiatan dari awal hingga akhir berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

jajaran pimpinan dan personil Polres TTU menyempatkan diri untuk melakukan sesi foto bersama di depan Markas Komando (Mako) Polres TTU dengan membentangkan spanduk bertuliskan "BAKTI RELIGI DALAM RANGKA HUT BHAYANGKARA KE-80 POLRES TTU", yang memperlihatkan semangat kesiapan kerja serta soliditas internal yang tinggi sebelum bergerak menuju lokasi bakti.