Sejukkan Suasana May Day, Aksi Humanis Personel Polres TTU Bagikan Air Mineral di Tengah Massa Unjuk Rasa
Tribratanewsttu.com, kefamenanu, – Di bawah terik matahari yang menyengat Kota Kefamenanu pada Jumat, 1 Mei 2026, sebuah pemandangan menyejukkan terlihat di tengah riuhnya aksi unjuk rasa damai memperingati Hari Buruh Internasional (May Day), Alih-alih menampilkan kesan kaku, personel Kepolisian Resor Timor Tengah Utara justru menunjukkan wajah humanis Polri dengan membagikan air mineral kepada para pengunjuk rasa dari Aliansi Liga Menggugat (LMND/LMID Unimor).
Aksi penyampaian pendapat yang dimulai sejak pagi hari tersebut sempat diwarnai dengan orasi-orasi tajam mengenai isu ketenagakerjaan dan hak buruh yang belum tersalurkan. Namun, ketegangan orator dan massa aksi seketika mencair saat sejumlah polisi wanita (Polwan) dan personel berseragam lengkap menghampiri kerumunan bukan dengan tameng, melainkan dengan kardus berisi air mineral cup.
Personel Polres TTU dengan senyum ramah menyodorkan minuman kepada para mahasiswa dan buruh yang sedang menyuarakan aspirasi, Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus strategi mendinginkan suasana agar aksi tetap berjalan dalam koridor damai dan tertib, Kehadiran polisi di tengah massa bukan lagi sebagai pembatas, melainkan sebagai mitra yang menjaga kenyamanan para peserta aksi dalam menjalankan hak konstitusionalnya.
Pengamanan yang dipimpin langsung oleh Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote, S.I.K., M.M., ini melibatkan 185 personel yang disebar di berbagai titik strategis. Penekanan pada sisi humanis merupakan implementasi nyata dari tugas pokok Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, Strategi ini terbukti efektif dalam menjaga stabilitas Kamtibmas di Kabupaten TTU selama jalannya proses audiensi dengan Pemerintah Daerah.
Meskipun fokus pada pendekatan sosial, Polres TTU tetap menjunjung tinggi profesionalisme dan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) pengamanan unjuk rasa, Keberadaan aparat di lapangan memastikan bahwa setiap dinamika, termasuk saat massa berdialog dengan Bupati TTU, tetap berada dalam situasi yang terkendali dan kondusif.
Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote, S.I.K., M.M., menegaskan bahwa pola pengamanan yang persuasif adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan publik. "Kami mengedepankan pola pengamanan yang profesional, humanis, dan sesuai SOP dalam setiap penanganan aksi penyampaian pendapat di muka umum guna menjaga stabilitas kamtibmas serta citra positif Polri di tengah masyarakat. Pembagian air mineral ini adalah simbol bahwa kami hadir untuk melayani dan memastikan rekan-rekan massa aksi tetap sehat dan fokus dalam menyampaikan aspirasi mereka secara damai." ucap Kapolre TTU Akbp Eliana Papote, S.I.K., M.M.,
Berkat pendekatan persuasif dan optimal dari jajaran Polres TTU, aksi May Day tahun 2026 ini berakhir dengan aman dan tanpa tindakan anarkis sedikitpun, Massa membubarkan diri dengan tertib setelah mendapatkan penjelasan mengenai langkah hukum yang akan ditempuh Pemda TTU terkait hak buruh yang bermasalah, Keberhasilan ini menjadi catatan positif bagi Polres TTU dalam mengelola dinamika sosial melalui sentuhan kemanusiaan di atas tugas pengamanan rutin.


