Situasi Kamtibmas di Fafinesu Kondusif, Pastor Paroki Apresiasi Langkah Polres TTU

Situasi kamtibmas di Kecamatan Insana Fafinesu, KabupatenTTU, berangsur kondusif pasca insiden pengeroyokan di Desa Fafinesu B. Pastor Paroki Santo Antonius Padua Fafinisu, Romo Beatus Salu, mengapresiasi respon cepat Polres TTU dan jajaran dalam menjaga stabilitas keamanan serta mengimbau masyarakat tidak menyebarkan hoaks maupun video kekerasan di media sosial.

Situasi Kamtibmas di Fafinesu Kondusif, Pastor Paroki Apresiasi Langkah Polres TTU
Kanit Intelakam Polsek Insana Utara, AIPTU Dede Bere Mudan dan Bhabinkamtibmas Desa Fafinesu, Bripka Ignasius Kono melakukan koordinasi dengan Pastor Paroki St. Anthonius Padua Fafinesu, Romo Beatus Salu, Pr., di gedung Paroki. (26/5/2026) Dok. Humas

tribratanewsttu.com; KEFAMENANU (26/5/2026) -- Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kecamatan Insana Fafinesu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), berangsur kondusif pasca insiden pengeroyokan yang sempat terjadi di Desa Fafinesu B. 

Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Pastor Paroki Santo Antonius Padua Fafinisu, Romo Beatus Salu, Pr., yang menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat dan koordinasi yang dilakukan jajaran kepolisian.

Menurut Romo Beatus, respon cepat yang dilakukan Polres Timor Tengah Utara bersama Polsek Insana Utara dan Pospol Fafinisu mampu meredam keresahan masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

“Saya selaku Pastor Paroki Santo Antonius Padua Fafinisu mengucapkan limpah terima kasih kepada pihak kepolisian, khususnya Polres TTU, Polsek Insana Utara serta Pospol Fafinisu yang selalu berkoordinasi dan merespon cepat terkait masalah-masalah yang ada di wilayah Kabupaten TTU, khususnya di wilayah Kecamatan Insana Fafinesu,” ujar Romo Beatus.

Ia menilai, langkah pengamanan dan koordinasi yang dilakukan aparat kepolisian memberikan dampak positif terhadap situasi kamtibmas di tengah masyarakat, terutama setelah beredarnya informasi dan video kekerasan yang sempat menimbulkan keresahan warga.

Sebagai pimpinan umat Katolik di wilayah tersebut, Romo Beatus juga mengimbau masyarakat agar tidak lagi menyebarluaskan video kekerasan maupun informasi yang belum terverifikasi di media sosial. Menurut dia, penyebaran konten semacam itu berpotensi memperkeruh suasana dan memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Melalui mimbar gereja, ia mengajak umat Paroki Santo Antonius Padua Fafinisu, khususnya masyarakat Fafinesu B dan Fatumtasa, untuk tetap menjaga persatuan serta menciptakan suasana yang aman dan damai.

Sebelumnya, jajaran Polres Timor Tengah Utara bergerak cepat melakukan pengamanan dan evakuasi terhadap korban dalam peristiwa dugaan pengeroyokan yang terjadi di Desa Fafinesu B. 

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah situasi berkembang lebih luas sekaligus menjaga keamanan masyarakat setempat.(resttu)***