Polres TTU Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah, Menyambut HUT Bhayangkara ke-80
Tribratanewsttu.com. Kefamenanu,(26/06/2026)– Memperingati momentum bersejarah Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor Timor Tengah Utara menggelar aksi nyata yang berorientasi pada kemanusiaan dan kepedulian sosial. Melalui Seksi Dokkes (Sidokkes), Polres TTU menyelenggarakan kegiatan Bakti Kesehatan Donor Darah yang dirancang untuk membantu pemenuhan kebutuhan stok darah bagi masyarakat di wilayah Kabupaten TTU.
Kegiatan yang sarat akan nilai kepedulian ini berlangsung pada hari Jumat, dimulai tepat pukul 08.00 WITA. Adapun lokasi yang dipilih menjadi pusat pelaksanaan aksi kemanusiaan ini adalah Aula Bhayangkari Polres TTU. Sejak pagi hari, aula tersebut telah dipadati oleh para peserta yang antusias untuk menyumbangkan darah mereka.
Aksi sosial ini menjadi panggung penguat sinergitas yang kokoh antara institusi Polri, TNI, dan organisasi kemitraan lainnya di perbatasan RI-RDTL. Berbagai elemen strategis turut ambil bagian dan mengirimkan personelnya sebagai peserta donor darah, di antaranya:
- Personel Kodim 1618/TTU
- Personel Yonif TP 877/Biinmaffo
- Personel Satgas Pamtas RI - RDTL Sektor Barat Yon Arhanud 2 Awb 2 Kostrad
- Personel Satgas Pamtas Brimob
- Ibu-ibu Pengurus dan Anggota Bhayangkari Cabang Polres TTU
Guna menyukseskan jalannya penyerapan kantong darah, Polres TTU bekerja sama dengan tim medis profesional yang andal. Petugas pelaksanaan terdiri dari 6 orang personel dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten TTU, 1 orang petugas Sidokkes Polres TTU, serta dibantu oleh 1 orang perawat mitra. Sinergi antartenaga kesehatan ini memastikan setiap proses pengambilan darah berjalan sesuai dengan standar operasional medis yang ketat.
Salah satu momen paling menarik dan inspiratif dalam kegiatan ini adalah kehadiran langsung Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote, S.I.K., M.M.. Tidak sekadar meninjau jalannya acara, Kapolres TTU secara sukarela mendaftarkan diri dan turut menjadi pendonor darah. Langkah ini merupakan bentuk keteladanan seorang pimpinan yang menunjukkan bahwa kepedulian terhadap kemanusiaan harus dimulai dari diri sendiri. Tindakan Kapolres ini sekaligus memotivasi seluruh personel dan tamu undangan untuk tidak ragu menyumbangkan darah demi keselamatan jiwa sesama.

Para petugas kesehatan, perawat mitra, serta anggota Bhayangkari berbaju merah muda berkoordinasi secara humanis saat melayani pendaftaran, pengisian identitas, hingga penyiapan tabung sampel darah dan kantong darah milik peserta.
Untuk memastikan kualitas darah yang didonasikan aman, setiap peserta wajib melewati empat tahapan pemeriksaan medis secara sistematis, yaitu:
- Pendaftaran: Pengisian identitas diri dan riwayat dasar peserta.
- Skrining Riwayat Kesehatan: Wawancara medis mengenai kondisi fisik terkini.
- Pemeriksaan Tekanan Darah dan Hemoglobin (HB): Pengukuran vitalitas tubuh.
- Pengambilan Darah: Proses phlebotomy bagi peserta yang dinyatakan memenuhi syarat.
Berdasarkan data rekapitulasi di lapangan, jumlah peserta yang mendaftar dan mengantre untuk mendonor mencapai 114 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 44 orang dinyatakan tidak memenuhi syarat kesehatan akibat kendala tekanan darah (tensi) serta kadar HB yang terlalu rendah atau terlalu tinggi.
Sementara itu, sebanyak 70 orang peserta dinyatakan lolos skrining dan berhasil mendonorkan darahnya dengan rincian perolehan golongan darah sebagai berikut:
- Golongan Darah A: 12 Orang
- Golongan Darah B: 17 Orang
- Golongan Darah O: 34 Orang
- Golongan Darah AB: 7 Orang
Seluruh rangkaian bakti kesehatan dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-80 ini berakhir pada pukul 14.45 WITA. Hingga penutupan acara, kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kantong-kantong darah yang terkumpul langsung diserahkan kepada pihak PMI Kabupaten TTU untuk disalurkan kepada fasilitas kesehatan dan masyarakat yang membutuhkan.


