Wujud Kepedulian Polri, Bhabinkamtibmas Polsek Naibenu Dampingi Warga Mengatap Rumah Adat Teme.
Tribratanewsttu.com, Kefamenanu, (4/8/2026)– Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui pendampingan dan pembinaan dalam setiap aktivitas sosial kemasyarakatan. Hal tersebut kembali ditunjukkan oleh Bhabinkamtibmas Desa Benus, Bripka Rimson Panjaitan, yang melaksanakan kegiatan sambang door to door sekaligus memberikan imbauan kamtibmas kepada warga yang sedang bergotong royong mengerjakan pengatapan rumah adat Teme milik Suku Namisa di RT 005/RW 002, Desa Benus, Kecamatan Naibenu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.20 WITA tersebut menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis. Di tengah kesibukan warga mengerjakan rumah adat yang menjadi simbol budaya dan identitas masyarakat setempat, Bripka Rimson hadir menyapa warga satu per satu, berdialog secara langsung, serta menyampaikan berbagai pesan kamtibmas yang bertujuan menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis.
Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas mengajak seluruh warga untuk selalu mengutamakan keselamatan selama bekerja. Mengingat proses pengatapan rumah adat dilakukan secara gotong royong dengan menggunakan kayu, bambu, serta material lainnya yang memiliki tingkat risiko tertentu, masyarakat diimbau agar tetap berhati-hati, saling memperhatikan satu sama lain, serta menghindari tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Selain mengingatkan pentingnya keselamatan kerja, Bripka Rimson juga mengimbau warga agar tidak mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan selama pelaksanaan kegiatan pengatapan rumah adat. Menurutnya, menjaga kondisi tubuh dan pikiran tetap prima merupakan salah satu langkah penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja maupun kesalahpahaman yang berpotensi mengganggu suasana kebersamaan.
Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bhabinkamtibmas turut mengajak seluruh masyarakat Desa Benus untuk mulai memasang bendera Merah Putih dan umbul-umbul di halaman rumah masing-masing sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme di lingkungan masyarakat.
Tidak hanya itu, Bripka Rimson juga mengingatkan warga bahwa setiap kegiatan yang mengundang banyak orang, termasuk acara syukuran, hendaknya terlebih dahulu berkoordinasi dengan pemerintah desa maupun pihak kepolisian melalui pengurusan surat izin keramaian. Langkah tersebut penting agar setiap kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, serta memperoleh pengamanan apabila diperlukan.
Suasana penuh keakraban tampak mewarnai kegiatan tersebut. Warga menyambut baik kehadiran Bhabinkamtibmas yang tidak sekadar datang menyampaikan imbauan, tetapi juga meluangkan waktu untuk berbincang dan mendengarkan berbagai masukan serta aspirasi masyarakat. Pendekatan yang dilakukan secara langsung di lokasi kegiatan membuat masyarakat merasa lebih dekat dengan Polri dan tidak sungkan menyampaikan persoalan yang mereka hadapi.
Bagi masyarakat Desa Benus, kehadiran Bhabinkamtibmas memberikan rasa aman dan ketenangan. Warga merasa diperhatikan serta dihargai karena aparat kepolisian hadir bukan hanya ketika terjadi permasalahan, melainkan juga mendampingi kegiatan adat dan kehidupan sehari-hari masyarakat. Kehadiran tersebut memperkuat kepercayaan masyarakat bahwa Polri merupakan mitra yang siap membantu menjaga keamanan sekaligus mendukung pelestarian nilai-nilai budaya lokal.
Melalui kegiatan sambang door to door seperti ini, hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat. Komunikasi yang terjalin secara langsung mampu membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, sekaligus memperkuat budaya gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Timor Tengah Utara.
Kegiatan berakhir dalam suasana aman, tertib, dan penuh kekeluargaan. Polres TTU melalui peran aktif Bhabinkamtibmas terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat. Dengan kehadiran anggota Polri di setiap kegiatan masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan yang semakin kondusif, masyarakat merasa nyaman dan dihargai, serta sinergi antara Polri dan warga terus terpelihara dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Timor Tengah Utara.


